Rabu malam, 24 Juli 2019 adalah malam yang ditunggu para peserta. Malam yang akan menutup rangkaian acara Kemah Budaya Kaum Muda itu juga akan menjadi malam pengumuman pemenang untuk setiap kategori, yang hadiahnya akan diberikan langsung oleh Direktur Jenderal Kebudayaan, Bapak Hilmar Farid.

Acara yang seharusnya dimulai pukul 19.00 baru digelar pada 20.00 dan dimulai dengan menonton video rangkuman kegiatan hari pertama sampai hari ketiga. Dalam video itu kita bisa melihat bahwa kegiatan senam pagi para peserta sangat seru, bukan sekedar senam tapi peserta juga diajak bermain game fisik yang memperkuat keakraban antar peserta dari 24 provinsi. Malam itu kita mendengarkan Laporan yang dibacakan oleh sekretaris direktorat jenderal kebudayaan, Ibu Sri Hartini. Menurut laporan Ibu Sri, aktivitas di Kemah Budaya berjalan lancar dan sangat mengagumkan semangatnya. Ibu Sri melihat peserta dan panit benar-benar tidak kenal kata “kepanasan”. Di bawah terik matahari kita semua terus menjalankan rangkaian kegiatan, meski ada yang sakit. Melihat hal ini, beliau ingin mengajukan kenaikan kuota peserta pada Pak Dirjen untuk KBKM tahun depan. Menyusul laporan Sekjen, Bapak Hilmar Farid mengucaokan terima kasih pada para fasilitator yang sudah membantu adik-adik memperkuat gagasan kreatifnya. Beliau meminta semua peserta, setelah sampai di daerahnya masing-masing untuk menjadi fasilitator bagi mereka yang belum beruntung untuk berada di Bumi Perkemahan Prambanan tahun ini. Hilmar bertanya dengan tegas, apakah kita siap menjadi agen budaya. Tentu saja para peserta lantang mengafirmasinya.

Perwakilan para juri juga memberi sedikit kesan dari kompetisi pemajuan kebudayaan ini. Nazim Machresa, juri perwakilan dari kategori Purwarupa Aplikasi mengatakan bahwa dalam kategori ini persaingannya paling sengit karena pesertanya paling banyak, dan tergabung dalam 46 tim yang semuanya melakukan persiapan dengan sebaik-baiknya. Nazim menekankan bahwa semua kelompok sudah menawarkan solusi pemajuan untuk permasalahan kebudayaan saat ini, namun untuk menjadi pemenang itu saja tidak cukup. Karena memilih pemenang seperti memilih calon CEO startup. “Sementara kita tahu 98% startup di Indonesia tumbang di tahun pertamanya”, Nazim menghimbau, “Sehingga dibutuhkan kekokohan dan kesiapan yang bersifat praktis dan bukan hanya ideologis.” Dian Herdiany, perwakilan juri dari kategori Aktivasi Kajian mengaku sangat terharu melihat keseriusan anak muda dalam memajukan budaya. Untungnya beliau didampingi Afrizal Malna dan Novi Anoegra Jekti sehingga bisa lebih objektif dalam menilai. Beliau bahkan sempat meminta pada panitia apakah bisa tidak perlu ada juara 1,2, dan 3 karena semua kelompok terpilih sama bagusnya. Di antara sambutan juri yang penuh haru, pesan dan kesan dari perwakilan juri kategori Aktivasi Kegiatan, Bapak Sutanto, membuat kami semua tertawa ketika beliau tidak bisa mengingat satu nama juri dari kategorinya. Beliau juga berkelakar “Untuk yang tidak menang, keputusan juri tidak bisa diganggu gugat”. Karakter Pak Tanto yang tidak basa-basi justru menaikkan mood malam itu. Seluruh hadirin hingga mereka yang duduk di bagian control terbahak-bahak sepanjang sambutan Pak Tanto.

Akhirnya tibalah pengumuman pemenang dengan skor yang masing-masing hanya selisih sedikit. Berikut adalah para pemenang Juara 1: Warawara Project untuk kategori Purwarupa Aplikasi, Kosikopat untuk kategori Purwarupa Fisik, Sanggar Rojolele untuk kategori Aktivasi Kegiatan, dan Soengai Kita untuk kategori Aktivasi Kajian. Masing-masing perwakilan dari kelompok pemenang Juara 1,2, dan 3 diberi kesempatan untuk menyuarakan diri dimana mereka semua mengaku tidak menyangka bisa menenangkan kompetisi ini karena semua kelompok sangat bagus. Akhirnya, acara dihantarkan menuju akhir dengan musik yang syahdu dan membawa banyak pesan tentang alam, oleh Sisir Tanah. Sampai sangat larut setelahnya,kita semua melepaskan ketegangan dengan berdansa dan berkaraoke bersama Ruru Radio,   dimeriahkan juga NDX AKA, Selamat untuk para pemenang dan semua peserta yang terlibat dalam Kemah Budaya Kaum Muda 2019!

kbkm

Author kbkm

More posts by kbkm

Leave a Reply