AKTIVASI KEGIATAN

BAGUS PURWOADI

Pengajar dan penulis seni rupa. Sejak 2014 hingga saat ini aktif menjadi dosen di Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta. Bagus juga mengelola pameran seni rupa di Galeri dan Museum Cemara 6 selama 2017-2018 dan pernah menjadi wartawan pemilu di rumahpemilu.org pada 2014-2016.

DIAH SEKAR WIDHI

Diah lulus sebagai sarjana akuntansi dari Universitas Diponegoro. Selepas kuliah ia bekerja di bidang seni dan budaya sebagai manajer komunitas, asisten galeri dan manajemen seni pertunjukan. Bidang yang ditekuninya mencakup seni kontemporer, teknologi media dan manajemen seni dan budaya. Saat ini Diah aktif bekerja sebagai program officer di Yayasan Kelola.

HERU HIKAYAT

Heru Hikayat lulus sebagai sarjana seni dari FSRD Institut Teknologi Bandung, lalu bekerja sebagai kurator seni rupa dan menulis berbagai esai serta obituari sepanjang 2016-2018. Pernah terlibat dalam tim kerja Kongrose Kesenian Indonesia III yang diselenggarakan oleh Ditjen Kebudayaan RI. Pada 2017 menjabat sebagai Direktur Artistik untuk Seni Bandung, sebuah kegiatan yang memayungi aktivitas-aktivitas seni di Bandung. Sejak 2018 bekerja sebagai kurator pada Platform Indonesiana, Ditjen Kebudayaan Kemendikbud RI.

YOHANNES ADIBRATA

Yohanes Daris Adi Brata menempuh pendidikan Seni Rupa di Universitas Negeri Jakarta pada 2002. Pada 2006, ia mendirikan sebuah kolektif seni bernama “Serrum” bersama beberapa teman. Serrum berfokus pada seni dan edukasi. Yohanes bekerja sebagai disainer, konsultan kreatif, dan aktif terlibat dalam program Edukasi Publik oleh Jakarta Biennale. Bersama Serrum ia berkarya secara kolektif untuk proyek-proyek seni di dalam dan luar negeri. Tergabung dalam Gudskul: Studi Kolektif dan Ekosistem Seni Rupa Kontemporer sejak 2018 da menjabat sebagai koordinator akademik.

MOCH. HASRUL INDRA BAKTI

Seniman yang tinggal dan bekerja di Jakarta. Menyelesaikan studi tingkat sarjana di jurusan pendidikan seni rupa Universitas Negeri Jakarta dan mendapat gelar magister seni dari Institut Teknologi Bandung. Hasrul menjabat sebagai koordinator program dalam Serrum, sebuah organisasi seni kolektif yang berfokus pada seni rupa dan pendidikan. Dalam berkarya, Hasrul banyak menggunakan gerak, bunyi, cahaya, sensorik, mekanisme, interaktivitas dan ruang sebagai elemen.

TITA DJUMARYO

Menyelesaikan pendidikan sarjana di program studi Seni Murni ITB pada 2002. Setelah itu aktif berpameran baik di dalam maupun luar negeri dan pada 2009 memulai karir di bidang pendidikan seni rupa anak-anak. Tahun 2013 mendirikan Ganara Art, sekolah informal seni rupa untuk anak usia balita hingga dewasa dan gerakan sosial Mari Berbagi Seni.

Tita Djumaryo menjadi salah satu dari 40 seniman dan penggiat budaya yang diundang ke Istana Negara dan mendiskusikan tatanan seni budaya Indonesia bersama Presiden Joko Widodo. Tita juga mempresentasikan program Berpikir Kritis dan Inklusi Sosial Lewat Seni Rupa kepada siswa SMA/SMK di 9 wilayah Indonesia termasuk Yogyakarta, Makassar, dan Ambon.

YUSUF SAFARI

Aktif sebagai Manajer Media & Engagement di Yayasan Kampung Halaman dan aktif memfasilitasi program kaum muda di berbagai wilayah di Indonesia melalui media berbasis komunitas yang dilakukan secara partisipatif. Baru saja menyelesaikan program kolaboratif untuk album kompilasi “2500 Kalori” sebagai produser sekaligus fasilitator yang melibatkan 29 Musisi Yogyakarta dan sekitarnya untuk membicarakan permasalahan pangan di Indonesia melalui media musik.

Sekretariat Direktorat Jenderal, Direktorat Jenderal Kebudayaan Republik Indonesia
Komplek Kemdikbud
Gedung E Lt.4
Jln. Jenderal Sudirman Senayan Jakarta 10270
Email: kebudayaan@kemdikbud.go.id
Telepon: (021) 5731063, (021) 5725035
Fax: (021) 5731063, (021) 5725578