AKTIVASI KAJIAN

ADRIAN JONATHAN PASARIBU

Penulis dan peneliti yang fokus pada kritik film dan budaya visual. Lahir di Pasuruan pada 1988, ia mengenyam pendidikan Jurusan Komunikasi di Universitas Gadjah Mada. Adrian mendirikan Cinema Poetica, sebuah kolektif kritikus, jurnalis, dan pengkaji film yang fokus pada produksi dan distribusi pengetahuan di sinema. Menjadi pengurus program di Kinoki, sebuah bioskop alternatif di Yogyakarta sejak  2007 hingga 2010. Sempat terlibat di filmindonesia.or.id sebagai anggota redaksi dan Berlinale Talent Campus 2013 sebagai kritikus film. Adrian pernah menjadi juri untuk Jogja-NETPAC Asian Film Festival dan Festival Film Indonesia. Selain itu ia juga mengkuratori Festival Film Dokumenter, ARKIPEL International Documentary & Experimental Film Festival, dan Singapore International Film Festival. Saat ini bekerja lepas sebagai editor dan penulis untuk berbagai materi publikasi dan komunikasi.

ANNAYU MAHARANI

Annayu adalah seorang peneliti Koalisi Seni dengan fokus pada kajian pendanaan seni dan ekosistem kesenian. Annayu juga terlibat dalam berbagai publikasi seni rupa sebagai penyunting.

ARIEF MULKI HADI

Peneliti media dan budaya populer. Sejak 2011 Arief menjadi peneliti untuk Remotivi, sebuah lembaga kajian media dan komunikasi.

GESYADA SIREGAR

Menyelesaikan pendidikan sarjana di program studi Seni Murni di Institut Kesenian Jakarta pada 2016. Gesyada menaruh minat dalam mendukung seniman-seniman muda dan dalam pembacaan ulang pemikiran-pemikiran seni rupa di Indonesia. Sejak 2013 bekerja untuk berbagai pameran, festival, penulisan, dan proyek seni rupa nasional maupun internasional. Kini aktif sebagai pengurus Jakarta 32°C, sebuah program dari Ruangrupa. Ia juga menjadi koordinator program kelas pendek di Gudskul: Studi Kolektif dan Ekosistem Seni Rupa Kontemporer.

HAFEZ GUMAY

Hafez bergabung sebagai peneliti di Koalisi Seni sejak 2014. Kini, sehari-hari ia melaksanakan program advokasi kebijakan seperti mengawal penyusunan UU Pemajuan Kebudayaan da peraturan pelaksanaannya, pembentukan dana abadi kesenian, serta penelaahan RUU Permusikan. Semenjak lulus sebagai sarjana hukum dari Universitas Indonesia, Hafez langsung bergabung dalam Koalisi Seni. Ia kemudian merampungkan program Magister Hukum di Universitas Indonesia dengan program peminatan Hak Asasi Manusia dan Tata Kelola Pemerintahan.

Sinta Ridwan

Penulis buku Berteman Dengan Kematian: Catatan Gadis Lupus yang telah dicetak 4 kali dan cetakan pertama terjual sebanyak 5000 eksemplar. Seorang magister Jurusan Filologi dan membuat kelas belajar aksara-aksara kuna secara gratis untuk khalayak umum sejak 2009 hingga 2013 di Bandung. Dimulai dari 2011 hingga 2013 ia aktif melakukan beberapa kegiatan di Gedung Indonesia Menggugat bersama beberapa kawan. Ia juga mengelola toko buku IM Books.  Sinta merupakan pendiri Aksakun, sebuah museum digital untuk aksara-aksara kuna. Aksakun masih dalam pengerjaan. Sembari membangun proyek besarnya ini, Sinta terus aktif menulis novel, cerita pendek, puisi, dan menjadi pembicara di berbagai kegiatan budaya.

Sulaiman Harahap

Sarjana Humaniora dari jurusan ilmu Sejarah Universitas Indonesia ini tidak kurang dari satu dasawarsa telah menjadi sejarawan partikelir. Kini, berkhidmat di Studio Sejarah sebagai peneliti arsip untuk siapapun dan dimanapun.

Sekretariat Direktorat Jenderal, Direktorat Jenderal Kebudayaan Republik Indonesia
Komplek Kemdikbud
Gedung E Lt.4
Jln. Jenderal Sudirman Senayan Jakarta 10270
Email: kebudayaan@kemdikbud.go.id
Telepon: (021) 5731063, (021) 5725035
Fax: (021) 5731063, (021) 5725578