KREASI MUDA UNTUK KEMAJUAN BUDAYA

Mengapa perlu ikut KBKM 2020?

KBKM adalah tempat yang tepat bagi kalian merancang karya gagasan. Sahabat Muda dapat menciptakan berbagai karya dalam upaya pemajuan kebudayaan berbasis interaksi kreatif dengan menggunakan pendekatan terpadu di bidang STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics). Dengan semangat 4.0, Sahabat Muda dapat menciptakan banyak hal. Sudah saatnya gagasan Sahabat Muda gak hanya tersimpan di notes dan menguap menjadi angin lalu.

Banyak kelas-kelas inspiratif yang dapat sahabat muda ikuti. KBKM menjadi kesempatan Sahabat Muda kencang bersuara di depan para tutor inovasi yang memiliki rekam jejak yang keren di bidang kebudayaan. Kesempatan ngobrol langsung dan nongkrong bareng dengan para inovator bukankah akan jadi pengalaman menarik bagi kalian? Investor juga bakal melirik gagasan kalian agar semakin berkembang melesat ke masyarakat.

Apa saja yang perlu disiapkan?

Ada berbagai tahap yang mesti Sahabat Muda ikuti. Pertama-tama, kamu mesti bekerja di dalam kelompok. Kalau kamu belum punya kelompok atau komunitas, segera bentuklah bersama teman-temanmu. Untuk Kategori Aplikasi, jumlah anggota tim adalah 5 orang dan untuk Kategori Prakarya 3 orang. Tim harus terdiri dari laki-laki dan perempuan. Daftarkan kelompok kamu di kolom pendaftaran laman ini. Kamu juga mesti menyusun proposal gagasan yang mencakup rancangan anggaran biaya, pembentukan lini masa, penyusunan rencana kerja dan evaluasi proposal. Jadi mulai dari sekarang obrolin, tulis dan rancanglah gagasan kalian dengan teman-teman terbaik kalian. Gak usah ragu dan takut.

Jika proposal kalian lolos, Sahabat Muda akan dikumpulkan dalam ajang tarung ide di Kemah Budaya Kaum Muda Regional. Kemah Budaya Kaum Muda Regional ini akan diadakan di 11 daerah. Setiap daerah akan dipilih 3 pemenang untuk masing-masing kategori. Namun, hanya yang terbaik dari tiga pemenang itulah yang berhak melaju ke Kemah Budaya Kaum Muda Nasional. Di Kemah Budaya Kaum Muda Regional maupun Nasional, dengan suasana yang hangat, kalian dapat saling bertukar gagasan dengan tutor. Proposal akan dipertajam menjadi sebuah business canvas dan rincian proposal model.

Tentunya, pascakemah, kalian juga dapat mengaktivasi lebih jauh pengembangan gagasan menjadi aplikasi dan prakarya. Jadi siapkanlah amunisi gagasan terbaik kalian untuk mengikuti KBKM 2020!

Sampai Jumpa Sahabat Muda….

Apakah pembelajaran akan lewat daring?

Pembelajaran daring akan dilaksanakan selama proses seleksi regional berlangsung. Tim seleksi akan mengumumkan kelompok yang lolos seleksi untuk mengikuti kegiatan KBKM Regional. Kelompok yang lolos akan mendapatkan buku panduan untuk peserta KBKM 2020 Tingkat Regional. Dalam pembelajaran daring kalian akan mendapatkan materi pelatihan dari mentor, presentasi ide dan juga penjurian.

Bagaimana proses belajar daring KBKM?

Nongkrong bareng Fasilitator akan dilakukan melalui aplikasi Zoom/Jitsi. Fasilitator akan membimbing ide-ide terbaik kalian dalam proses pembelajaran daring. Tentunya Fasilitator akan memberikan sesi materi yang kece banget, yang akan membuat ide kalian semakin matang. Fasilitator juga akan menentukan kelompok terbaik I,II dan III. Nah bagi sahabat budaya yang kelompoknya terpilih menjadi terbaik I pada setiap kategori akan dinyatakan sebagai peserta KBKM Nasional. Akan ada 22 kelompok dari hasil seleksi setiap regional yang akan lolos KBKM Nasional. Merekalah yang akan menjadi lawan kalian di puncak acara KBKM Nasional. Jadi persiapkan kelompokmu menjadi yang terbaik!

Apa yang perlu kalian siapkan?

Sahabat Muda harus memperhatikan dua hal penting ini, pertama kalian harus menyiapkan dummy karya yang akan dibuat sesuai dengan masing-masing kategori berupa video maupun slide paparan, kedua setiap pertemuan dengan fasilitator akan dimulai dengan pemaparan karya setiap kelompok yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Jadi persiapkan dengan baik setiap dummy karya kalian dalam sesi pertemuan dengan fasilitator. Agar kalian terpilih menjadi yang terbaik di setiap kategori dan berhak menuju acara puncak KBKM Nasional.

Tentang KBKM 2020

Di mana sih biasanya kaum muda tarung ide?

Tentu tanpa batasan ruang untuk Sahabat Muda dapat saling adu ide. Tahun 2019, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menginisiasi Kemah Budaya Kaum Muda.

 

Apa sih Kemah Budaya Kaum Muda itu?

Nah, Kemah Budaya Kaum Muda ini merupakan tempat untuk mempertemukan ide-ide Sahabat Muda dari berbagai daerah. Kini, di tahun 2020, Kemah Budaya Kaum Muda hadir kembali! Tujuan KBKM adalah meningkatkan peran kaum muda dalam pemajuan kebudayaan. Nah, kami percaya kalianlah kaum muda Avant Garde yang dapat menciptakan pemajuan kebudayaan!

Faq KBKM

Apa itu KBKM?

Kemah Budaya Kaum Muda (selanjutnya disingkat KBKM) 2020 merupakan platform kerja budaya yang menghimpun kaum muda yang berusia antara 18 sampai dengan 25 tahun untuk menjawab berbagai tantangan pemajuan kebudayaan dengan memanfaatkan kekayaan wawasan di bidang STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts dan Mathematics).

Apa tujuan diselenggarakan KBKM?

Rangkaian kegiatan Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) 2020 bermaksud untuk mewujudkan ruang inkubator yang mendorong lahirnya berbagai aplikasi dan prakarya yang memperkuat upaya pemajuan kebudayaan di berbagai daerah berbasis interaksi kreatif antar kaum muda sebagai garda-depan (avant-garde) pemajuan kebudayaan dengan menggunakan pendekatan terpadu di bidang STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts dan Mathematics). Tujuan kegiatan KBKM adalah:

  1. Meningkatkan pemanfaatan berbagai aspek STEAM dalam pemajuan kebudayaan
  2. Meningkatkan peran angkatan muda dalam pemajuan kebudayaan
  3. Meningkatkan kerja sama lintas K/L, pemerintah pusat dan daerah, serta pihak swasta dalam pemajuan kebudayaan
  4. Mencari solusi atas Daftar Masalah Umum Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah
Siapa yang dapat mengikuti KBKM?

Warga Negara Indonesia dengan syarat sebagai berikut:

  1. Berusia 18 s.d. 25 tahun dan membentuk kelompok yang terdiri dari 3 orang (untuk kategori prakarya) dan 5 orang (untuk kategori aplikasi);
  2. Satu kelompok harus memiliki perpaduan unsur laki-laki dan perempuan;
  3. Satu kelompok diharapkan berdomisili di satu Kota/Kabupaten yang sama untuk mempermudah koordinasi;
  4. Menciptakan purwarupa dan aktivasi inisiatif sosial untuk menjawab permasalahan dari Daftar Masalah Umum (DMU) PPKD Kabupaten/Kota terkait dengan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) yang berperspektif STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics);
  5. Setiap anggota kelompok harus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan KBKM tanpa perwakilan atau anggota pengganti;
  6. Nomor ponsel yang dicantumkan harus memiliki fitur Whatsapp
Apa manfaat ikut KBKM?

Peserta KBKM berkesempatan memenangkan total hadiah sebesar Rp. 585.000.000 yang diperuntukkan bagi pengembangan aplikasi atau prakarya yang mereka gagas.

Bagaimana tahap-tahap pelaksanaan KBKM?

KBKM 2020 diselenggarakan secara berjenjang dalam dua tahap, yakni KBKM Regional dan KBKM Nasional. Kedua tahap tersebut dijabarkan sebagai berikut:

1.KBKM Regional diselenggarakan selama lima hari pada bulan Juli di 11 Balai Pelestarian Nilai Budaya sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Kebudayaan. Rangkaian acara dalam KBKM Regional terdiri atas:

  1. Pelatihan oleh fasilitator
  2. Peserta menyiapkan seluruh bahan presentasi
  3. Presentasi di hadapan juri
  4. Pengumuman peserta yang lolos seleksi KBKM Regional kategori Aplikasi dan Prakarya. Setiap wilayah akan melahirkan pemenang 1, 2, dan 3 untuk masing-masing kategori, hanya pemenang pertama dari setiap kategori yang akan berlaga di KBKM Nasional

2.Puncak KBKM Nasional diselenggarakan di bulan Oktober dan berakhir pada saat acara Anugerah Kebudayaan dalam Pekan Kebudayaan Nasional 2020. Peserta yang bertanding di KBKM Nasional adalah peserta seleksi dari setiap kategori di KBKM Regional. Pada KBKM Nasional akan dipilih tiga pemenang untuk setiap kategori. Sebelum puncak acara, akan ada tahapan-tahapan kerja pendampingan bagi para pemenang dari KBKM Regional. Rangkaian acara dalam KBKM Nasional terdiri atas:

  1. Pendampingan secara online oleh fasilitator
  2. Pelatihan oleh panitia dan fasilitator
  3. Peserta menyiapkan seluruh bahan presentasi, membuat model atau dummy dan memamerkannya di KBKM Nasional
  4. Pameran dan presentasi di hadapan juri
  5. Pengumuman juara pertama, kedua dan ketiga KBKM Nasional kategori Aplikasi dan Prakarya
  6. Pertemuan para juara dengan orang tua asuh utk pengembangan karya
Apa jadwal pelaksanaan KBKM Regional?

KBKM Regional dilaksanakan di wilayah kerja 11 UPT Direktorat Jenderal Kebudayaan dengan jadwal sebagai berikut:

  1. BPNB Aceh (3-7 Juli 2020) untuk wilayah Aceh dan Sumatra Utara
  2. BPNB Sumatra Barat (3-7 Juli 2020) untuk wilayah Sumatra Barat, Bengkulu, Jambi, dan Sumsel
  3. BPNB Kepulauan Riau (3-7 Juli 2020) untuk wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan Bangkla-Belitung
  4. BPNB Jawa Barat (10-14 Juli 2020) untuk wilayah Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat
  5. BPNB Yogyakarta (10-14 Juli 2020) untuk wilayah Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur
  6. BPNB Bali (10-14 Juli 2020) untuk wilayah Bali, NTB, dan NTT
  7. BPNB Kalimantan Barat (17-21 Juli 2020) untuk wilayah Kalimantan Barat, Kaliantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara
  8. BPNB Sulawesi Selatan (17-21 Juli 2020) untuk wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara
  9. BPNB Sulawesi Utara (17-21 Juli 2020) untuk wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah
  10. BPNB Maluku (26-30 Juli 2020) untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara
  11. BPNB Papua (26-30 Juli 2020) untuk wilayah Papua dan Papua Barat
Apakah proposal ide perlu disertakan ketika mendaftar KBKM 2020?

Untuk pendaftaran hanya perlu menyampaikan ide yang kalian miliki pada daftar pertanyaan yang diajukan. Proposal ide akan diberikan kepada panitia setelah pendaftar dinyatakan lolos sebagai peserta KBKM Regional.

Apakah ada kerangka proposal sebagai pedoman pembuatan proposal ?

Kerangka proposal diunggah melalui menu arsip 2019 di situs https://kbkm.kebudayaan.id/

Bagaimanakah bentuk inisiasi kegiatan yang dapat diajukan sebagai ide dalam KBKM 2020?

Paparan bentuk inisiasi kegiatan dapat diakses melalui Instagram kemah budaya, kanal youtube “kemah budaya” dan Instagram “Budaya Saya”.

Apakah peserta satu tim bisa berasal dari domisili yang berbeda?

Peserta diharapkan dalam satu domisili yang sama untuk memudahkan koordinasi dalam proses pembuatan Aplikasi/Prakarya, namun diperbolehkan berbeda domisili selama masih dapat berkoordinasi dengan baik

Apakah satu orang dapat mendaftar dalam lebih dari satu tim?

Tidak diperbolehkan, diharapkan satu orang fokus dalam satu proyek.

Apakah pergantian anggota kelompok diperkenankan?

Setelah tim didaftarkan, maka tidak diperkenankan pergantian anggota kelompok selama proses tahapan KBKM 2020 berikutnya.

Apakah dapat mengambil ide yang merupakan gabungan aplikasi dan prakarya?

Ide gabungan dapat digunakan, namun pendaftar diharapkan mengklarifikasi ide ke dalam salah satunya untuk kemudahan administrasi.

Bagaimana jika ada Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari anggota kelompok yang hilang?

Mengingat pentingnya identitas dalam syarat keikutsertaan sebagai peserta KBKM, calon peserta diwajibkan dapat mengurus pembuatan KTP. Jika KTP elektronik belum dapat diterbitkan, cukup dengan resinya.

Bagaimana jika ide kami tidak ada yang berkaitan langsung dengan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD)?

Kalian dapat melihat Daftar Permasalahan Umum (DPU) PPKD yang merupakan hasil dari penelaahan seluruh PPKD. Daftar Permasalahan Umum (DPU_ PPKD itu bisa kalian temukan di laman KBKM ini). Daftarnya ialah:

  1. Belum optimalnya pelindungan ekspresi budaya masyarakat sehingga pelaku budaya dengan mudah kehilangan hak-hak kebudayaannya di hadapan presekusi;
  2. Kurangnya interaksi antarbudaya yang berbeda di masyarakat yang menunjang pengayaan keragaman Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK);
  3. Kurangnya pengelolaan kekayaan wawasan budaya tradisional untuk menjawab permasalahan lingkungan hidup;
  4. Kurang efektifnya diplomasi budaya Indonesia di tingkat dunia terkait pemanfaatan kreatif atas OPK dan Cagar Budaya (CB) serta jaringan diaspora Indonesia di luar negeri;
  5. Belum optimalnya pemanfaatan OPK dan CB untuk penguatan karakter bangsa dan pengayaan identitas budaya yang inklusif;
  6. Belum optimalnya pemanfaatan ekonomi secara kreatif atas OPK dan CB untuk meningkatkan kesejahteraan umum seluruh masyarakatnya;
  7. Kurang efektifnya mekanisme kontrol masyarakat terhadap kebijakan budaya yang diambil pemerintah di daerah;
  8. Belum adanya sistem data terpadu di bidang kebudayaan yang menghubungkan berbagai pusat data milik pemerintah dan masyarakat;
  9. Lemahnya regenerasi pelaku/ahli/pemerhati OPK dan CB di masyarakat;
  10. Belum terwujudnya perluasan dan pemerataan akses publik atau sarana dan prasarana budaya.
Apakah luaran (output) dari ide yang ditawarkan hanya sebatas dalam lingkup kebudayaan?

Beberapa ide seperti pembuatan hand sanitizer dari bahan lokal untuk membantu pencegahan Covid-19 juga didorong untuk mendaftar KBKM 2020 karena secara umum dapat mengacu kepada DPU PPKD poin ketiga “Kurangnya pengelolaan kekayaan wawasan budaya tradisional untuk menjawab permasalahan lingkungan hidup”.

Adakah nomor telepon atau email yang dapat dihubungi apabila mengalami kesulitan?

Silahkan menghubungi narahubung KBKM yang tertera di laman ini.

Apa yang ditanggung dan tidak ditanggung dalam pembiayaan KBKM Regional?

Panitia menanggung akomodasi, konsumsi dan uang saku peserta selama kegiatan berlangsung. Setiap kelompok yang lolos seleksi menanggung sendiri biaya transportasi keberangkatan dari lokasi asal peserta ke lokasi KBKM Regional dan kepulangan dari lokasi KBKM Regional ke lokasi asal peserta.

Bagaimana jika di bulan Juli 2020 masih berlaku status darurat COVID-19?

Apabila demikian halnya, maka keseluruhan rangkaian KBKM Regional mulai pelatihan sampai penjurian akan diselenggarakan secara jarak jauh dengan memanfaatkan aplikasi konferensi online yang memungkinkan untuk itu.

Bagaimana cara ikut KBKM?

Dengan mendaftar secara daring dalam situs resmi KBKM, yakni https://kbkm.kebudayaan.id. Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 3 Juni 2020

Di mana dapat mempelajari lebih lanjut tentang Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD)?

PPKD setiap provinsi dan kabupaten dapat diunduh di tautan ini: http://kongres.kebudayaan.id/pra-kongres-kebudayaan-2018/

28

Aplikasi

21

Prakarya

DATA KELOMPOK PESERTA KBKM 2020

No Provinsi Kabupaten/Kota Kecamatan Nama Kelompok Bentuk Inisiatif Nama Ketua
1 SULAWESI SELATAN KABUPATEN TAKALAR PATTALLASSANG Aksara Lontara Takalar aplikasi Muh. Fachrul
2 JAWA TENGAH KABUPATEN CILACAP CILACAP UTARA SETYA CHASANAH aplikasi Fazri Uswatun Chasanah
3 JAWA TIMUR KABUPATEN PASURUAN WONOREJO Mahawira aplikasi Shela Dwi Utari
4 JAWA TENGAH KABUPATEN CILACAP SAMPANG DAUN BAMBU prakarya Silvi Fatika Wulandari
5 SULAWESI SELATAN KABUPATEN TAKALAR POLOMBANGKENG UTARA Sanngar Seni Akkarean Amas Madiana Kab. Takalar prakarya SYAMSURIJAL
6 DKI JAKARTA KABUPATEN KEPULAUAN SERIBU KEPULAUAN SERIBU UTARA Wastra Sebiran prakarya Fariz Al Hazmi
7 JAWA TENGAH KABUPATEN CILACAP KESUGIHAN KINANG MODERN prakarya Kuswanti
8 JAWA TENGAH KABUPATEN BANYUMAS KEBASEN GUCI prakarya Laras Widya Tri Utami
9 SUMATERA SELATAN KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR CEMPAKA Komunitas Pecinta Aksara Ulu Sumatera Selatan prakarya Vixkri Mubaroq
10 RIAU KOTA PEKANBARU TAMPAN Muara Takus (Mulai dari kita, agar budaya tetap terurus) aplikasi Dody Rahman
11 BANTEN KOTA TANGERANG SELATAN PAMULANG Prabu : Pranata Budaya aplikasi Ahmad Nur Faizi
12 JAWA TIMUR KABUPATEN TULUNGAGUNG TANGGUNG GUNUNG Nirmana aplikasi Isnaina Sintia Dewi
13 ACEH KOTA SUBULUSSALAM SULTAN DAULAT Aceh Culture Lovers (ACEH CL) aplikasi Ismail Sigalinggingging
14 SULAWESI SELATAN KABUPATEN TAKALAR POLOMBANGKENG UTARA Pakalawaki Institute aplikasi Putri Indrasari
15 KALIMANTAN BARAT KOTA PONTIANAK PONTIANAK SELATAN TAPAK BORNEO aplikasi Yakobus Dapi
16 KALIMANTAN TIMUR KOTA BALIKPAPAN BALIKPAPAN BARAT Coastal Borneo Culture Project aplikasi Boby Fathur Rachman
17 BENGKULU KOTA BENGKULU TELUK SEGARA Pendekar Bumi Rafflesia prakarya Dani Fazli
18 SULAWESI SELATAN KOTA MAKASSAR TAMALATE Librikana Project aplikasi Musthain Asbar Hamsah
19 JAWA TENGAH KABUPATEN TEMANGGUNG KRANGGAN TUR'AH BUDAYA (Tur Sejarah Budaya) aplikasi HASNA ANGGRIANI
20 DI YOGYAKARTA KABUPATEN SLEMAN MINGGIR PASA (Paseduluran Saklawase) aplikasi NURVIA YULIASTUTI
21 SUMATERA UTARA KABUPATEN NIAS BARAT LOLOFITU MOI KAWULA MILLENIAL prakarya Sukses Oktavianus Waruwu
22 KALIMANTAN TIMUR KOTA BALIKPAPAN BALIKPAPAN BARAT Linyar Borneo aplikasi Samsul Bahri
23 SUMATERA UTARA KABUPATEN NIAS MA U N2S2Y aplikasi Yorizal Tri Marzuki Gulo
24 SULAWESI TENGAH KOTA PALU TAWAELI libu seni patanggota aplikasi moh rizki
25 ACEH KABUPATEN BIREUEN KOTA JUANG The Leader aplikasi Mushaddiq
26 JAWA TENGAH KABUPATEN BOYOLALI BOYOLALI QDudes aplikasi Fairuza Itsara Azzahra
27 JAMBI KOTA JAMBI KOTA BARU SAI BUMI RUWAI JURAI By Lamtech aplikasi MULTAMI MULULA
28 RIAU KOTA PEKANBARU LIMAPULUH Pilgrim (peziarah sejarah dalam budaya) aplikasi Rafika Ul Hidayati
29 KALIMANTAN TIMUR KOTA BALIKPAPAN BALIKPAPAN UTARA Bubuhan Etam prakarya Astri Sri Wijayanti
30 SULAWESI SELATAN KOTA MAKASSAR RAPPOCINI Galigo aplikasi Wahyu Riansyah
31 JAWA TIMUR KOTA SURABAYA TANDES Hycantium Cultura prakarya Dea Naila Rifda
32 JAWA TENGAH KABUPATEN CILACAP ADIPALA SMANIA prakarya Sri Wahyuni
33 SULAWESI SELATAN KABUPATEN BULUKUMBA KAJANG Patuntung Virtual prakarya Andi Ashabul Kahfi
34 JAWA TENGAH KABUPATEN CILACAP MAOS SMANJI prakarya Qotrun Nada
35 SULAWESI SELATAN KABUPATEN BULUKUMBA BONTO BAHARI Panrita Lopi Squad aplikasi Danial Fanzeka
36 KALIMANTAN BARAT KABUPATEN KETAPANG SUNGAI LAUR Bumil aplikasi Marjuki
37 JAWA TENGAH KABUPATEN BANYUMAS RAWALO TAHU NUSANTARA prakarya Anggit Solihah
38 JAWA TIMUR KABUPATEN TULUNGAGUNG KEDUNGWARU Sobat Mina Team aplikasi Fahru Riza
39 SUMATERA BARAT KABUPATEN SOLOK BUKIT SUNDI Mokabum (Monopoli Khas Budaya Minangkabau) prakarya Anjar Firstandy Fadhlurrahman
40 BENGKULU KABUPATEN BENGKULU SELATAN KOTA MANNA Edukasi Aksara prakarya Mohamad Zaky Nugraha
41 PAPUA KOTA JAYAPURA HERAM Komunitas Oridek Art I prakarya NUR WAHIDAH
42 PAPUA KOTA JAYAPURA HERAM Komunitas Oridek Art II aplikasi Nasrullah
43 SULAWESI BARAT KABUPATEN MAMASA SESENAPADANG Sanggar Seni Mesakada prakarya Sriwanto Arruan Gege'
44 KALIMANTAN SELATAN KOTA BANJARMASIN BANJARMASIN TIMUR Gawi Manuntung aplikasi Fathurrahman
45 SULAWESI BARAT KABUPATEN MAMASA MAMASA Sanggar Seni Wai Sapalelean prakarya Nataniel B.
46 JAWA TIMUR KABUPATEN SIDOARJO GEDANGAN Dakita prakarya Arini Hidayati
47 SUMATERA BARAT KOTA PADANG LUBUK BEGALUNG Ambyar (Anak Muda Berbudaya dan Berkarya) aplikasi Galih Akbar Isra
48 SULAWESI BARAT KABUPATEN MAMASA MAMASA Sanggar Seni Makarama prakarya Romayanto Omba
49 SULAWESI TENGAH KOTA PALU PALU SELATAN Belo Rakavia (Kebaikan yang ditanam) aplikasi Nawir A. Lamanda
50 JAMBI KABUPATEN MUARO JAMBI JAMBI LUAR KOTA BULDAN aplikasi Muhamad Sidiq
51 SUMATERA UTARA KABUPATEN TAPANULI UTARA SIPOHOLON KM-BATAK aplikasi DANNY ESTOMIHI HUTABARAT
52 JAWA TIMUR KABUPATEN JOMBANG DIWEK KULTLUR aplikasi Austin Fascal Iskandar
53 SUMATERA BARAT KABUPATEN TANAH DATAR TANJUNG BARU Millenial Minangkabau aplikasi Ary Syofian
54 JAWA TIMUR KABUPATEN BOJONEGORO KALITIDU CRITANI aplikasi Fahri Setyo Utomo
55 SUMATERA UTARA PERCUT SEI TUAN GEMBEL ELIT (Generasi Milenial Pembela Edukasi dan Literasi) aplikasi Rafika Utami
56 SUMATERA UTARA KOTA MEDAN MEDAN MARELAN Anak Deli prakarya Ika Adellia Tanjung
57 SANGGAR SENI SULLEWATANG prakarya WAHYUDI

berita